BANDUNG — Gelaran kompetisi stand-up comedy TAWARASA
FEST 2026 resmi berakhir dengan sukses dan meriah pada Kamis (30/7/2026) di
Rooftop Coffee 1896, Bandung. Acara yang diinisiasi oleh mahasiswa kelas IK 5
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) ini
berhasil menjadi wadah hiburan yang segar sekaligus ajang pelepasan penat di
tengah padatnya aktivitas akademik. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk
implementasi praktis dari mata kuliah Management Event.
Keberhasilan gelaran ini tidak terlepas dari peran strategis kerja sama tim di bawah kepemimpinan Muflih Fadil Mahdi selaku Ketua Pelaksana. Saat membuka acara, Muflih menyampaikan sapaan hangat sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang hadir. "Selamat datang di TAWARASA FEST 2026. Apresiasi setinggi-tingginya saya haturkan kepada dosen pengampu, jajaran dewan juri, seluruh panitia yang telah bekerja keras, para peserta stand-up comedy, serta penonton yang telah memenuhi ruangan. Harapan kami sederhana, semoga panggung ini bisa menjadi tempat bagi kita semua untuk sejenak melepas penat dari padatnya rutinitas, saling menghibur, dan merayakan tawa bersama," ungkap Muflih penuh semangat.
Apresiasi serta sambutan hangat juga disampaikan secara
langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Ibu Niluh Ayu Anggaswari, S.I.Kom.,
M.I.Kom. Beliau mengutarakan rasa terima kasih kepada dewan juri, peserta,
penonton, serta mahasiswa kelas IK 5 yang telah bekerja keras dan bersinergi
memeriahkan suasana panggung TAWARASA FEST 2026. Dalam sambutannya, Ibu Niluh
Ayu menekankan bahwa stand-up comedy kerap kali dipersepsikan hanya
dipahami oleh kalangan tertentu. Oleh karena itu, hadirnya TAWARASA FEST 2026
menjadi terobosan segar untuk memecah kejenuhan dari rutinitas serta rangkaian
acara kampus yang cenderung formal.
"Kita butuh acara yang bikin kita healing. Tidak
harus menunggu weekend, di tengah kesibukan dan rasa pusing pun kita
bisa mengadakan kegiatan positif seperti ini, agar besok saat memasuki akhir
pekan kita bisa kembali bersemangat," ungkapnya menutup sambutan.
Mengangkat tema utama "Zona Mahasiswa", kompetisi
ini sukses menyedot perhatian dengan menghadirkan 11 kontestan dari latar
belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa aktif, dosen, hingga perwakilan
komunitas komedi lokal Stand Up Indo Bandung. Sepanjang pertunjukan, para
peserta saling beradu ketangkasan serta kreativitas di atas panggung dalam
meramu materi humor segar yang memancing gelak tawa audiens. Berbagai fenomena
hangat seputar dinamika kehidupan kampus, seperti tumpukan tugas, lika-liku
skripsi, hingga sudut pandang unik hubungan dosen dan mahasiswa, berhasil
dikemas menjadi bahan komedi yang renyah, kritis, dan relevan.
Penampilan impresif para peserta dinilai secara objektif dan cermat oleh jajaran dewan juri yang kompeten di bidangnya. Hadir dari kalangan komika profesional, Eman Junot dan Yadi Badot mewakili komunitas Stand Up Indo Bandung, bersanding dengan Tine Agustin W., S.I.Kom., M.I.Kom. selaku akademisi sekaligus dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM. Kehadiran kombinasi juri dari panggung komedi dan ranah akademis ini menghadirkan sudut pandang evaluasi yang kaya, seimbang, dan konstruktif.
Dari kacamata praktisi, perwakilan Stand Up Indo Bandung
memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian serta orisinalitas ide materi
kontestan. Namun, mereka memberikan catatan krusial mengenai pentingnya menjaga
konsistensi alur penuturan dari awal penceritaan (set-up) hingga puncak
humor (punchline), agar struktur komedi tetap kokoh. Sementara itu, dari
sudut pandang akademisi, Tine Agustin menekankan betapa kuatnya relevansi
materi yang dibawakan. Ia menambahkan bahwa ide dasar yang diangkat memiliki
potensi besar yang masih bisa digali lebih dalam, sehingga humor yang disajikan
tidak hanya mengocok perut, tetapi juga memiliki bobot pesan yang berkesan.
Suasana semakin semarak dengan adanya sesi open mic spontan
dari peserta yang menyuarakan keresahan mereka terkait tema "Zona
Mahasiswa", serta pembagian doorprize menarik. Puncak kegiatan
ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang. Gelar
Juara 1 berhasil diraih oleh Sandy Ekek, Juara 2 diraih oleh Ryan Giggs, dan
Juara 3 disabet oleh Dudunk.
Penyelenggaraan TAWARASA FEST 2026 ini terbukti bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan panggung ekspresi yang inklusif sekaligus ruang belajar kepemimpinan dan event management secara riil bagi para mahasiswa. Suksesnya acara ini menjadi bukti nyata bahwa kesamaan visi dan misi dalam sebuah tim mampu membuahkan hasil yang luar biasa. Meski dinamika dan kesalahan kecil dalam penyelenggaraan merupakan hal yang lumrah, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bernilai tinggi untuk masa depan. Pengalaman berharga ini tidak hanya memberikan dampak positif dan hiburan, tetapi juga mempertegas peran Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam mencetak generasi unggul, kreatif, dan siap terjun secara profesional dan berdampak di tengah masyarakat.