SEMARANG – Hari pertama gelaran akbar Silaturahmi Nasional dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV) Indonesia resmi dibuka pada Kamis, 21 Mei 2026. Bertempat di Aula TVKU, Gedung E Lantai 3 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, acara yang berlangsung hingga 22 Mei 2026 ini sukses memikat antusiasme luar biasa dari para pelaku akademisi DKV se-Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, agenda besar ini dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang merupakan representasi dari lebih 110 Perguruan Tinggi yang memiliki program studi DKV di seluruh Indonesia. Ratusan delegasi tersebut tersebar luas mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan. Di antaranya tampak hadir perwakilan dari Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, Universitas Pasundan (Unpas), Universitas Teknologi Bandung (UTB), Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, serta berbagai perguruan tinggi lainnya.
Sinergi Memperkuat Ekonomi Kreatif Nasional
Pembukaan acara berlangsung khidmat dan meriah dengan mengusung tema besar: "Akselerasi Peran Pendidikan DKV yang Unggul, Berdampak Nyata, dan Berkelanjutan dalam Memperkuat Ekonomi Kreatif Nasional". Agenda ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh kunci Irene Umar, B.A., Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) RI, Prof. Dr. Pulung Nurtantio A., S.T., M.Kom., Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) beserta jajarannya, serta Dr. Intan Rizky Mutias, M.Ds., Ketua Umum Asprodi DKV Indonesia Periode 2025-2030 beserta jajarannya.
Acara dibuka secara resmi oleh Wamen Ekraf RI, Irene Umar, B.A., yang sekaligus menyampaikan keynote speech di hadapan ratusan peserta. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di ranah akademis ini merupakan bukti keseriusan negara dalam mendorong peran pendidikan tinggi sebagai motor penggerak industri kreatif.
"Pendidikan DKV yang unggul dan berdampak nyata adalah pilar penting dalam memperkuat ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional di masa depan," ungkap Irene Umar dalam keynote speech-nya.
Momen Sakral Pelantikan Pengurus Baru & Pembahasan Kurikulum
Agenda hari pertama langsung berjalan produktif dan diwarnai momen penting, yaitu Pelantikan Pengurus Asprodi DKV Indonesia Periode 2025/2030 di bawah kepemimpinan Dr. Intan Rizky Mutias, M.Ds. Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, Asprodi DKV Indonesia siap melangkah dengan nakhoda dan semangat baru untuk lima tahun ke depan.
Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan pembahasan isu-isu strategis bagi masa depan pendidikan visual di Indonesia. Dua poin utama yang menjadi sorotan dan memantik diskusi interaktif para peserta adalah:
- Sosialisasi LAM Depilar: Langkah taktis terkait Lembaga Akreditasi Mandiri untuk penjaminan mutu program studi yang lebih spesifik, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
- Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Nasional Prodi DKV: Perumusan standardisasi kompetensi lulusan agar mampu bersaing di level global namun tetap kokoh berbasis pada kearifan lokal.
Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio A., S.T., M.Kom., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus Udinus untuk menyatukan visi ratusan prodi DKV dari Sabang sampai Merauke, sekaligus menjadi saksi lahirnya kepengurusan baru yang progresif.
Keberhasilan hari pertama ini baru sebuah awal. Panitia pelaksana membocorkan bahwa rangkaian kegiatan yang tidak kalah seru, interaktif, dan kolaboratif sudah bersiap untuk dilaksanakan pada hari kedua, Jumat, 22 Mei 2026.
Rakornas Asprodi DKV 2026 di Udinus ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi taktis yang membawa pendidikan desain komunikasi visual Indonesia naik kelas menuju semangat nyata: DKV ACTION!